MAKALAH
PRAKTEK
PERBANKAN DAN BISNIS SYARIAH
‘’ Ruang Lingkup Bisnis dan Perilaku Tujuan Berbisnis’’
Dosen
Mata Kuliah :
Dra. Sri Nuring Wahyu,M.,Si
Disusun
Oleh :
Kelompok
III
1. Amelia
Sanjaya 2130920001
2. Heriyanto 2130920002
3. Rihmatun
Nisa’ 2130920003
4. Muhammad
Syafi’I 2130920010
5. Andi
Kurniawan 2130920025
6. Abdi
Robby H 2130920017
ILMU ADMINISTRASI NIAGA
FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI
UNIVERSITAS ISLAM MALANG
2016
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang
telah melimpahkan Rahmat serta hidayahNya, sehingga tugas ini dapat
terselesaikan dengan lancar.
Adapun tujuan dari
penulisan tugas ini adalah untuk penilaian ujian akhir semester genap mata
kuliah. Tentunya
penyusunan laporan ini tak luput dari bantuan serta dukungan dari pihak-pihak
yang terkait.
Kami mengucapkan terima kasih
kepada:
1.
Allah
SWT.
2.
Teman-teman
seperjuangan jurusan Administrasi Niaga A angkatan 2013
Malang, 7 Januari 2015
Penulis
DAFTAR
ISI
Caver...................................................................................................................................
Kata Pengantar................................................................................................................... i
Daftar Isi............................................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang....................................................................................................... 1
2.
Rumusan Masalah.................................................................................................. 1
3.
Tujuan Masalah...................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
1.
Sejarah
Perkembangan Bisnis................................................................................ 2
2.
Usaha Perusahaan.................................................................................................. 2
3.
Peluang-peluang
Yang Disediakan Bisnis............................................................. 3
4.
Motif Pembelian.................................................................................................... 3
5.
Berdagang Adalah
Hobby dan Ibadah.................................................................. 4
6.
Fastabiquil
Khairat................................................................................................. 4
BAB III PENUTUP
1.
Simpulan................................................................................................................ 5
2.
Saran...................................................................................................................... 5
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Bisnis
adalah suatu kata yang populer dalam kehidupan sehari-hari. Tiap hari jutaan
manusia melakukan kegiatan bisnis sebagai produsen, perantara maupun sebagai
konsumen. Kaum produsen dan orang-orang lain yang bergerak dalam kegiatan
bisnis berhasil membuat keuntungan dan memperbesar nilai bisnisnya yang makin
lama makin meningkat. Dalam zaman modern sekarang ini dunia bisnis semakin
kompleks, dan membutuhkan banyak waktu bagi mereka yang ingin mempelajarinya
serta mempraktekkan sampai berhasil.
Bisnis
berarti sejumlah total usaha yang meliputi
pertanian, produksi, konstruksi, distribusi, transportasi, komunikasi, usaha
jasa dan pemerintahan yang bergerak dalam bidang membuat dan memasarkan barang
dan jasa konsumen. Istilah bisnis ini pada umumnya ditekankan pada tiga hal
yaitu:
1. Usaha
perseorangan kecil-kecilan.
2. Usaha
perusahaan besar seperti pabrik, transport, surat kabar, hotel, dan sebagainya.
3. Usaha
dalam bidang struktur ekonomi suatu negara.
1.2 Rumusan
Masalah
1.
Sejarah
Perkembangan Bisnis?
2.
Usaha Perusahaan?
3.
Peluang-peluang yang
Disediakan Bisnis?
4.
Motif Pembelian?
5.
Berdagang Adalah Hobby
dan Ibadah?
6.
Fastabiqul Khairat?
1.3 Tujuan Masalah
1.
Untuk Mengetahui
Sejarah Perkembangan Bisnis.
2.
Untuk Mengetahui
Bagaimana Usaha Perusahaan Dalam Berbisnis.
3.
Untuk Mengetahui
Apa Saja Peluang-peluang Yang Disediakan Bisnis.
4.
Untuk Mengetahui
Apa Saja Motif Pembelian.
5.
Untuk Mengetahui
Bagaimana Berdagang Dijadikan Hobbi dan Ibadah.
6.
Untuk Mengetahui
Apa Itu Fastabiqul Khairat.
BAB
II
PEMBAHASAN
1.1 Sejarah
Perkembangan Bisnis
Pada masa dulu, kegiatan bisnis ini
dilakukan pada tingkat keluarga, secara tertutup. Keluarga-keluarga pada saat
itu menanam tanaman guna memenuhi kebutuhan bahan makananan, membuat pakaian
sendiri, membuat rumah sendiri dengan bantuan tetangga dan sebagainya. Kemudia
muncul Revolusi Industri yang membawa perubahan secara drastis dan sangat
penting. Adanya mesin uap menimbulkan perubahan pada pertanian yang tadinya
menggunakan bajak, dengan tenaga sapi, kerbau, sekarang diganti dengan traktor
dan buldozer yang bertenaga luar biasa.
Sekarang ini dalam zaman
globalisasi, dunia yang makin transparan kita lihat bagaimana hebatnya
persaingan bisnis perusahaan nasional, multinasional, perang ekonomi lewat
perdagangan antar bangsa, yang saling berebut untuk menguasai pasar dunia dalam
bidang barang dan jasa. Oleh sebab itu, kita harus mulai menggembangkan dan
mencurahkan perhatian untuk membina generasi muda yang tanggap akan informasi
bidang bisnis ini, sebagai orang-orang bisnis yang jeli dan terampil, bukan
hanya laki-laki saja, tetapi juga kaum wanitanya sebagai wanita usaha.
1.2 Usaha
Perusahaan
Manusia sebagai hamba Allah SWT,
adalah makhluk sosial yang selalu ada dalam lingkungan pergaulan dengan manusia
lainnya. Demikian pula dunia bisnis tidak bisa melepaskan diri dari lingkungan
masyarakat. Rumah Tangga Peusahaan (RTP) sebagai suatu bentuk bagian dari
bisnis berada di tengah masyarakat, dan RTP harus menjaga hubungan baik, dengan
lembaga, organanisasi dengan individu-individu sebagai anggota masyarakat.
Dengan relasi yang baik, terjaminlah hubungan antar sesama manusia habluminannaas di samping hablumminallah.
Terdapat lima jenis Rumah Tangga
Perusahaan yang menghasilkan barang dan jasa yaitu:
1. RTP
Agraris yaitu yang mengelola pertanian, perkebunan, dan juga termasuk ke dalam
kelompok ini usaha peternakan dan perikanan.
2. RTP
Ekstraktif yaitu usaha dalam bidang pertambangan, termasuk pula usaha
penangkapan ikan di laut dan usaha mengeksploitasi hasil laut lainnya.
3. RTP
Industri yaitu usaha yang memproses bahan mentah menjadi produk baru.
4. RTP
Perdagangan yaitu usaha yang memperjualbelikan dan menyalurkan barang dari
produsen sampai ke konsumen.
5. RTP
Jasa yaitu usaha yang bergerak dalam menghasilkan dan menjual jasa kepada
konsumen, seperti usaha perbankan, asuransi, berbagai jenis angkutan darat,
laut, udara, usaha bidang pendidikan, konsultan, pemeliharaan kesehatan dan
sebagainya.
1.3 Peluang-peluang
yang Disediakan Bisnis
Dunia bisnis sangat tanggap akan
kekurangan barang di pasar guna memenuhi kebutuhan manusia sepanjang masa. Dan
kegiatan ini tidak akan henti-hentinya, dan menantang arus. Dunia bisnis tumbuh
dan berkembang pesat, sehingga sekarang di pasar dijumpai berjuta-juta macam
barang dan jasa dihasilkan dan membutuhkan berpuluh juta tenaga kerja muda.
Sekarang ini lapangan kerja tidak
lagi diarahkan ke bidang pemerintahan, jadi pegawai negeri akan tetapi anak
muda mulai mengarahkan pandangan ke dunia bisnis, karena lapangan ini sesuai
dengan semangat pemuda, yang selalu ingin mendapat tantangan, guna mencoba
kemampuannya.
1.4 Motif
Pembelian
Konsumen
pada waktu akan membeli barang atau jasa didorong oleh berbagai motif antar
lain motif rasional, motif selektif, dan motif emosional. Motif-motif yang mana
yang mendorong seseorang untuk membeli banyak tergantung pada buying habit.
Selanjutnya
motif rasional adalah sebelum berbelanja seorang individu memikirkan secara
matang apa yang akan dibelinya, misalnya seseorang merasa lapar, maka secara
rasional ia akan mencari nasi. Jika nanti ia memilih restoran tertentu atau
memilih makanan tertentu maka ia sudah menggunakan motif selektif. Sedangkan
motif emosional ialah motif yang muncul seketika yang mendorong seseorang
berbelanja. Misalnya melihat berita majalah, atau surat kabar menarik maka ia
langsung membeli, atau sedang berjalan-jalan didepan etalase toko, melihat
pakaian bagus, atau melihat coklat, permen, lalu langsung membeli.
1.5 Berdagang
Adalah Hobby dan Ibadah
Konsep berdagang adalah Hobby,
kebanyakan dianut oleh para pedagang Cina. Mereka memang menekuni dunia perdagangan
dalam keseharian mereka. Mereka sangat respek terhadap pembeli. Demikian pula
dalam pergaulannya, orang Cina selalu mengembangkan hubungan dengan para
relasi.
Bagi orang muslim, kegiatan
berdagang sebenarnya lebih tinggi derajatnya, yaitu dalam rangka beribadah
kepada Allah SWT. Berdagang adalah sebagian dari hidup, yang harus ditujukan
untuk beribadah kepada-Nya, dan wadah untuk berbuat baik pada sesama. Ada
sebuah hadist menyatakan:
“Sesekali-kali tidaklah seorang
mukmin akan merasa kenyang mengerjakan kebaikan, sampai puncaknya ia memasuki
surga (HR. Tirmidzi)
1.6 Fastabiqul
Khairat
Berbuat baik adalah keadaan yang paling
intens dalam berhubungan dengan orang lain, terbukti efektif dalam keseimbangan
otak. Keadaan seimbang ini diperlukan untuk mengontrol kesehatan tubuh.
Pandangan-pandangan yang diungkapkan Prof.
Dr. H. Buchari Alma dan Donni Juni Priansa, S. Pd tidak beralasan, tapi
mereka beranjak dari hasil penelitian, yaitu:
“Penelitian terhadap para pekerja di
bidang sosial ternyata mempunyai kondisi kesehatan lebih baik dari rata-rata
dan harapan hidup lebih tinggi. Penelitian selama sembilan tahun terhadap
orang-orang yang suka hidup menyendiri, tidak kawin, tidak senang bergaul,
persentase mereka lebih besar terserang penyakit berat dan angka kematiannya
ada dua setengah kali lebih tinggi dari kelompok orang-orang normal.
BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
Bisnis
berarti sejumlah total usaha yang meliputi
pertanian, produksi, konstruksi, distribusi, transportasi, komunikasi, usaha
jasa dan pemerintahan yang bergerak dalam bidang membuat dan memasarkan barang
dan jasa konsumen. Sehingga
sebelum kita melakukan kegiatan bisnis, kita harus memahami apa saja ruang
lingkup bisnis dan tujuan berbisnis yang akan kita jalankan seperti yang
dibahas dalam makalah ini.
3.2 Saran
Kami
menyadari bahwa makalah ini tidaklah sempurna karena kesempurnaan hanyalah
milik Allah SWT. Oleh karena itu kami mengharapkan saran maupun kritikan yang
membangun untuk menambah wawasan kami dalam penulisan makalah kedepannya.

No comments:
Post a Comment